Showing posts with label cvt. Show all posts
Showing posts with label cvt. Show all posts

Tips Agar Motor Matik Bisa Lari Kencang

Saat ini mesin matik masih menuai sejumlah kelemahan, seperti borosnya bahan bakar dan tenaga yang tak cukup besar, sehingga sulit diajak berlari kencang. Nah, dengan sejumlah rekayasa, ternyata motor matik bisa kencang. 

Berikut tips membuat motor matik bisa berlari kencang.

Pertama mengganti roller pada bagian dalam Continuously Variable Transmission (CVT), karena dengan mengganti roller performa tarikan akan lebih bertenaga. Gantilah dengan roller standar, misalkan roller yang digunakan 11 gram, maka Anda ganti menjadi 10 gram. Roller ini berguna untuk memberikan tekanan keluar pada variator, sehingga dimungkinkan variator dapat membuka dan memberikan perubahan lingkar diameter lebih besar terhadap belt drive sehingga motor dapat bergerak.

Kedua, bersihkan busi, dengan begitu pada sektor pengapian akan lebih sempurna, sehingga pembakaran di ruang mesin menjadi lebih baik karena kualitas percikan busi meningkat.

Ketiga, mengganti fanbelt dengan ukuran yang lebih tebal dan keras, hal tersebut dapat membuat tarikan lebih responsif.

Keempat, mengganti koil, hal ini guna memberikan percikan api yang lebih maksimal pada pengapian.

Kelima, ganti CDI. Meski CDI standar bawaan pabrik sudah baik, ada baiknya diganti dengan merek lain yang lebih mendongkrak performa.

Keenam, kurangi bobot berlebihan, hindari pemakaian aksesoris berlebihan yang dapat menambah beban saat motor berlari. Sebaliknya gunakan variasi yang lebih ringan seperti velg alumunium.

Lakukan Ini Jika Motor Matik Habis Lewati Genangan Air

Naik motor matik saat hujan sampai kondisi banjir normal memang mengasyikkan, sembari mengenakan jas hujan celana dan baju tetap bersih, percikan air optimal ditangkis sayap skutik. Untuk memacunya dikecepatan tinggi pun nggak takut celana kotor. Pokoknya nyaman dengan skutik, apalagi barang bawaan bisa dikemas dalam box, salah satu produk ciri khas skutik saat ini.

Tapi jangan terlalu keasyikan, perhatikan juga nasib kondisi ruang CVT, kemasukan air atau nggak? Ingat kipas pendingin pada skutik memiliki daya hisap pada desain sirip kipasnya. Sehingga ketika hujan atau kebanjiran, banyak sedikitnya air akan masuk ke jalur sirkulasi udara, yang semestinya digunakan untuk jalur udara peredam panas ruang CVT. Itu berlaku buat skutik yang belum pakai radiator.

Dan kalau air yang masuk dipastikan V-Belt pada puli sebagai dudukannya akan selip, kalau sudah selip berarti tenaga tak tersalur ke CVT dengan sempurna. Ujung-ujungnya BBM boros, dan membuat pengendara akan panik. Kadang sampai menimbulkan suara asing di CVT.

Kalau sudah tahu gejala demikian, lihat bagian bawah CVT. Semua motor matik dilengkapi dengan lubang buang, tapi didesain berbeda. Ada yang berupa slang transparan, ada juga yang berupa baut penguras air. Dan lakukan pemeriksaan, dengan cara membuka slang atau baut penguras air. Setelah dibuka, miringkan skutik anda dengan maksud untuk memudahkan air keluar dari ruang CVT.