Showing posts with label spare part motor mati. Show all posts
Showing posts with label spare part motor mati. Show all posts

Vespa 946 Segera Hadir di Indonesia


Setelah diluncurkana di ajang bergengsi EICMA 2012, Vespa 946 siap melanglang buana hingga ke Indonesia di tahun ini. Hal itu diyakini oleh PT Piaggio Indonesia sebagai pemegang brand Vespa di pasar nasional.

Vespa 946 Kemungkinan besar bakal datang tahun ini, model anyar ini dikabarkan akan datang ke pasar nasional dalam jumlah yang terbatas. Namun Indonesia tidak sendiri, sejumlah negara lain juga akan mendapat jatah yang sedikit sebab ini memang limited edition.

Untuk diketahui, Vespa 946 dipersenjatai mesin 125 cc berpendingin udara yang menghasilkan 12 PS pada 8.250 rpm dan torsi 9,4 Nm pada 7.000 rpm. Tiga klep digunakan (dua klep input dan satu klep output), karena konfigurasi ini membuat campuran AFR (air to fuel ratio) lebih sempurna untuk pembakaran. Posisi busi diubah untuk menambah daya pendinginan dari kepala silinder. Mesin baru diklaim lebih irit 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Selain itu Piaggio akan menyematkan fitur keamanan terkini seperti sistem pengereman Anti-lock Braking system (ABS) dan Anti Slip Regulation (ASR).

Deteksi Penyebab CVT Motor Matik Berdengung


Timbul suara berisik di rumah CVT kerap disebabkan roller di puli primer sudah peang, alur roller di puli primer terkikis atau karet slider sudah oblak. Jika kondisi ini didiamkan menyebabkan getaran serta gerakan pelat tutup roller tidak stabil.

Semua gejala itu umum terjadi hanya saat akselarasi atau ketika skubek akan dijalankan. Supaya tidak tambah parah, saat servis rutin atau ganti komponen di seputar puli primer sebaiknya cek juga komponen lain secara keseluruhan. Misal puli primer, sekunder, kopling otomatis hingga girboknya.

Namun apa yang terjadi jika suara berisik muncul saat deselarasi atau perlambatan. Suara dengungnya terdengar sangat keras di bagian belakang rumah CVT, sehingga pemilik motor kadang tidak menyadarinya.
Biasanya ini terjadi karena laher-laher di girboks sudah aus. Akibatnya celah antar mata gigi renggang atau enggak presisi dan menyebabkan timbul suara kasar.

Adapun penyebab laher girboks oblak, bisa dari usia pakai, jarang ganti atau cek oli atau membiarkan terjadi kebocoran pada ruang gearbox sehingga pelumasan komponen jadi kurang maksimal.

Nah, kalau memang benar, laher di girboks sudah oblak sebaiknya segera lakukan penggantian. Jangan lupa juga cek dan ganti oli tiap 3 kali ganti oli mesin. Pastikan juga komponen di as rumah kopling dan puli sekunder tidak ada yang rusak atau bocor.